Senin, 03 Juni 2013

PUPUH LAHIR - BATHIN




PUPUH
LAHIR & BATHIN
Segala sesuatu itu diciptakan berpasangan....
Ada kesedihan setelah itu kebahagiaan pun datang, seperti datangnya siang setelah malam.
Ada kesulitan setelah itu datanglah kemudahan, seperti merasakan manis setelah tahu yang pahit.
Tetapi, itu hanyalah rasa.... sesungguhnya dua dalam pasangan itu adalah semu atau hampa atau tidak ada.
Atau justru keduanya adalah ada, bila begitu, janganlah cuma menghendaki yang satunya saja, sementara menolak pasangannya yang lain.... Terimalah keduanya dengan ikhlas sebagai nikmat yang dikaruniakan, karena keduanya adalah "mutlak ada". Terimalah seperti menerima keberadaan tangan kiri sebagai pasangan tangan kanan.
Atau tolaklah keduanya sebagai sesuatu yang "mutlak tidak ada", karena seluruh ciptaan adalah tidak abadi, sebentar ada kemudian hilang berganti, kemudian timbul kembali ada dan kembali hilang, begitu seterusnya....
Tiada tetap dan sejati !!
Hanya Dia-lah Realitas Sejati.
Begitulah hakikatnya "ada" dan "tiada", keduanya pun semu dan hampa. Sehingga tiada lagi aku, dan yang ada hanya AKU.
aku bukanlah AKU.... aku hanya-lah ego yang sesungguhnya adalah fana (tiada),
yang hanya menerima tak prnh dapat membalas,
yang hanya merasa keinginan dan kebutuhan-nya harus terpenuhi,
yang hanya akan tersesat bila tanpa petunjuk,
aku bkn-lah apa-apa dan siapa-siapa....
Jangankan memiliki penglihatan, pendengaran dan hati... wong hidup-nya saja karena diberi hidup.
Jangankan memiliki hidup, nafasnya saja karena diberi segala organ pernafasan di dalam tubuhnya.
Jangankan memiliki organ pernafasan di dalam tubuh, udaranya saja karena disediakan.
Pernahkah engkau merasa sebagai yang mengadakan semua itu untuk dirimu sendiri, wahai aku ??
Pernahkah pula engkau meminta semua itu, wahai aku ??
aku merasa sebagai yang ada (wujud), sementara AKU dianggapnya tiada (bathin).... padahal itu adalah pemahaman yang salah.... sangat keliru !!
AKU-lah yang ada...... maka selain AKU adalah fana atau tiada.
Tidakkah kau mengerti juga wahai aku ?? Sesungguhnya AKU-lah yang zhahir dan bathin.....
aku merasa ada (wujud), karena engkau AKU beri rasa...... maka adakah yang dapat memberi rasa selain AKU ??
aku merasa tiada (bathin) karena akal-mu telah bekerja....... maka adakah yang memberi akal selain AKU ??
ketahuilah wahai aku.... engkau bukanlah salah satu dari keduanya, dan bukan pula keduanya..... engkau bukanlah yang lahir maupun yang bathin, AKU-lah yang lahir dan bathin itu.
dan..... bila telah AKU kehendaki dan telah KU-tiupkan ruh-KU, mewujud-lah engkau sebagai aku yang mrupakan perwujudan AKU di muka bumi agar menjadi rahmat bagi sesama-mu
begitulah tujuan-KU menciptakan 'sosok makhluk terpuji' (muhammad) yang adalah sebagai perwujudan dari YANG MAHA TERPUJI (MUHAMMAD).
wahai aku.... jadilah engkau muhammad-muhammad yang mewakili AKU untuk menyampaikan segala rahmat karunia kepada sluruh makhluk-KU. Jadilah penyampai (rasul) seperti yang telah dicontohkan sosok makhluk mulia yang terpuji (Muhammad), yaitu Ahmad bin Abdullah..... maka bersaksilah la ilaha ilallah, muhammad rasulallah.....
dan ingatlah..... sesungguhnya AKU telah mengambil kesaksian-mu sebelum engkau terlahir ke dunia (QS 7:172).
Itulah fitrah-mu wahai aku...
Sebagai perwujudan AKU di muka bumi,
sebagai wakil AKU di muka bumi,
sebagai khalifah yang memikul amanat-KU di muka bumi.
Karena itu......... sampaikanlah rahmat-KU kepada sesama-mu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar