Minggu, 10 November 2013

SEBAGAI YANG KEMBALI

Pergilah ke pasar, dan gadaikan tasbih-tasbih serta sajadah-mu !!

Bukan demi uang dan kemuliaan, hanya karena perut yang tak tahan lapar.

Diam-diam, engkau membuat perjanjian bersama Iblis di belakang…… Keinginan hawa-mu tak lagi perduli rizki untuk seribu kali hidup-matimu, kau curi dan habis dalam satu kehidupan demi kemewahan dunia. Maka rasakanlah sisanya dalam kepayahan dan penderitaan.

Tapi aku termasuk salah seorang yang beriman !!

Tidakkah engkau sadari, Iblis pun termasuk yang beriman !! Dan engkau telah mengikat perjanjian dengannya.

Ketika Tuhanmu memerintahkan, “sujudlah kamu semua kepada kemanusiaanmu !!” Maka semua unsur dirimu pun tunduk dan bersujud, kecuali satu unsur…… yaitu hawa diri-mu !!

Hawa, dialah yang selalu dipersalahkan……. Penyebab segala tragedi dan penyesalan.

Dalam skala makro, semuanya sebagai yang kan kembali. Dan setiap yang kembali kepada-NYA haruslah dalam keadaan suci murni terlebih dahulu, sebab DIA-lah Yang Maha Suci……. Namun dalam skala mikro, termasuk yang manakah engkau ?!

Apakah engkau seperti pakaian yang sedikit kotor, yang dengan mudah dibersihkan dan dirapikan kemudian masuk kedalam lemari ??

Ataukah seperti pakaian dengan penuh kotoran yang melekat kuat dan harus dengan amat susah-payah untuk membersihkannya ??

……atau buanglah ke api yang menyala-nyala !! Paling tidak abunya dapat berguna sebagai rabuk tanaman kapas, hingga pada saatnya nanti kapas itu pun berguna sebagai pembuat benang dan dipintal sebagai kain untuk membuat pakaian baru.

Tidak cukupkah masa sepanjang usia semesta ini untuk membersihkan segala kekotoranmu ??


Pergilah kembali kepasar, dan tebuslah tasbih-tasbih serta sajadahmu itu……… sebab keduanya adalah bekalmu agar selalu ingat untuk tunduk patuh kepada fitrah kemanusiaanmu, seperti perintah-NYA.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar