Kamis, 07 November 2013

PERSANGKAAN BELAKA

O Tuhan, tunjukan pada setiap ruh imajinasi akal yang telah tumbuh dan terbang tanpa sayap kata-kata, tak berbunyi dan terdengar para telinga. Melesat bagai kuda-kuda perang yang menyerang dengan tiba-tiba dan menerbangkan debu-debu kibasan kakinya, serta mencetuskan kilatan-kilatan api dengan pukulan kuku-kuku kakinya.

Imajinasi khayalku bagai ribuan ikan bergerombol menari-nari di lautan hati dan melesat kesana-kemari, elok dalam bayangan sendiri, hingga terus pergi menjauh namun tak lepas dari penglihatan…… Jauh, sejauh-jauh pandangan menerka.

Silap mataku kadang menggoda, melirik kebelakang seolah ada yang tertinggal. Tiada cinta dunia, yang sesungguhnya adalah tidak lain juga merupakan bagian dari perwujudan Cinta-MU…… Hanya kadang mereka memilah-milah, ini dunia dan yang itu akhirat…… padahal kesemuanya adalah satu kesatuan rahmat-MU yang tak terpisahkan dan saling berhubungan.

Tidaklah persangkaan manusia itu melainkan hanyalah kesementaraan sifatnya, berubah-ubah……. Hari ini begini, besok kan berubah lagi setelah mengetahui ada yang jauh lebih baik. Kalau bukan karena petunjuk-MU, bagaimana mungkin kami kan menjadi sempurna setiap saatnya ?!

Kami semua berharap balasan surga dari setiap amal-amal kami selama di dunia, namun ENGKAU berkata…… “Apakah manusia akan mendapat segala yang dicita-citakannya? (Tidak !!), maka hanya bagi Allah kehidupan akhirat dan kehidupan dunia.” 


Aku tak lebih dari sekedar butiran debu yang terhempas oleh kibasan kaki kuda-kuda perang-MU...... selamat atau terhempas, tidaklah penting. 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar