Selasa, 10 Juni 2014

RUH ATAS NAMA-NYA

Dengan selalu menyebut Nama-NYA Yang Maha Pemurah lagi Penyayang,

Langkah hati menyempurnakan suburnya jiwa yang kering....
Langkah kaki menyempurnakan kehendak jiwa dan jasad yang kaku....
Hati dan kaki yang melangkah seirama akan menyempurnakan ruh perwujudan DIA yang menjadi rahmat bagi seluruh alam.... O, Khalifah !!

Hati dan kaki yang tak mau seirama, maka bagaimana ruh kan dapat indah gemulai menari ?!

Cahaya dan bayang tak pernah saling melampaui, sebagaimana siang tak pernah melalmpaui malam, dan malam tak hendak segera datang melampaui siang.... Keduanya berirama menjadikan setiap benda tampil sempurna indahnya dan sempurna buruknya.

Tiada dzat atau benda dapat terlihat tanpa adanya cahaya yang datang menyentuhnya. Begitu pula cahaya yang datang menyentuh benda akan menciptakan bayang gelap-nya.... Seperti itulah manusia dengan ruh sebagai cahaya Tuhan yang datang menyentuh jasad yang sebagai bendanya, dan jiwa adalah bayang gelap yang tercipta seketika cahaya datang menyentuh jasad.

Sebagaimana pula kebaikan dan keburukan selalu beriringan. Begitu keburukan mengemuka, maka segala kebaikan kan berteriak menentang.... Begitupula ketika kebaikan hendak tampil kedepan, keburukanpun telah menghantui di belakangnya.... Tetapi lihatlah ruh, ia tetap bijak berada di tengah, diantara keduanya, elegan berwibawa dengan palu keadilan-nya !!

Selain DIA, kesucian mana yang tak pernah tersentuh keduanya ?!

Tiada gading yang tak retak.... Jiwa, apalagi jasad tak pernah dapat lepas dari keduanya. Itulah mengapa DIA adalah Yang Maha Pengampun.... Sebab itu sebutlah Nama-NYA dan selalulah dalam mengingat-NYA, begitulah manusia sempurna dengan jasad dan jiwa yang bersinergi bersama Ruh Atas Nama-NYA.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar