Senin, 23 September 2013

CAHAYA: PETENTANGAN YANG MENYEMPURNAKAN

CAHAYA: PETENTANGAN YANG MENYEMPURNAKAN: Kejahatan pun adalah perwujudan kesempurnaannya…… Ketika seorang pelukis membuat dua lukisan, satunya adalah keindahan dan yang lainny...

PETENTANGAN YANG MENYEMPURNAKAN

Kejahatan pun adalah perwujudan kesempurnaannya……

Ketika seorang pelukis membuat dua lukisan, satunya adalah keindahan dan yang lainnya tidak. Ia melukis Yusuf dengan latar belakang panorama alam yang menawan, namun ia juga melukis Iblis dan setan pada kanvas lainnya.

Keduanya dilukiskan dengan sangat sempurna dengan detail-detail yang lengkap, sehingga mereka yang melihatnya memahami keduanya sebagai gambaran yang bertentangan….. Begitulah Sang Pelukis Yang Sempurna dalam mencipta.

Dia menjadikan yang baik, indah sedap dipandang mata. Dan menjadikan yang buruk, tak terkira buruknya. Sebab kedua lukisan tersebut ada berdampingan, yang ini baik dan yang itu buruk.

Maka, pisahkanlah keduanya sejauh mungkin……. Ketika kau melihat yang baik, hanya kesempurnaan sebuah lukisan. Begitupun saat kau melihat yang buruk, sama-sama.... hanya kesempurnaan sebuah lukisan !! 




Minggu, 22 September 2013

CAHAYA: DENGAN NAMA-NYA

CAHAYA: DENGAN NAMA-NYA: Di alam dunia ada satu hal yang tak boleh terlupakan, namun kebanyakan jiwa justru melupakan. Kau boleh melupakan yang lainnya, tapi t...

DENGAN NAMA-NYA

Di alam dunia ada satu hal yang tak boleh terlupakan, namun kebanyakan jiwa justru melupakan.

Kau boleh melupakan yang lainnya, tapi tak boleh melupakan yang satu itu, maka takkan pernah ada kekhawatiran bagimu.

Mengingatnya adalah yang utama mengapa engkau sampai turun ke bumi, dilahirkan, hidup dan mengalami penderitaan. Kesenanganmu hanyalah nikmat sesaat yang terasa nikmatnya setelah banyak perjuangan dan penderitaan demi yang kau cinta. Sang Cinta.

Namun jangan kau lupa, bahwa tak sesuatupun yang kau lakukan atas namamu……. “Kami menawarkan Amanat kepada langit dan bumi serta gunung-gunung, semua takut dan menolaknya. Lalu manusia menerima Amanat itu. Sungguh manusia cenderung pada kezhaliman dan amat bodoh.”

Hatimu dapat menampung langit dan bumi beserta isinya, mengapa hanya kau gunakan untuk berkeluh kesah dan meratap ?? …… Ya, seperti kau telah diberi pedang Ali, namun hanya kau kibas-kibaskan hanya untuk mengusir lalat.

Amanat-NYA tentu disertai bekal yang cukup untukmu, namun engkau justru mencari bekal yang lain….. Duuh, hati yang terhijab…… tau jalan pulang pun malah kau berat untuk kembali pulang.

Jangan bilang kau tak cinta dunia dan tak takut kematian, bila kau masih enggan, bahkan berat dalam berbagi !!

Sabtu, 21 September 2013

CAHAYA: Bersama Tuhan 2

CAHAYA: Bersama Tuhan 2: Bapak seluruh umat manusia, yang diajarkan kepadanya segala nama, berates-ratus ribu, bahkan jutaan atau malah milyaran nama mengalir di a...

CAHAYA: Bersama Tuhan 2

CAHAYA: Bersama Tuhan 2: Bapak seluruh umat manusia, yang diajarkan kepadanya segala nama, berates-ratus ribu, bahkan jutaan atau malah milyaran nama mengalir di a...

Bersama Tuhan 2

Bapak seluruh umat manusia, yang diajarkan kepadanya segala nama, beratus-ratus ribu, bahkan jutaan atau malah milyaran nama mengalir di dalam setiap denyut nadinya.

Apapun gelar yang disandangnya, dia tak pernah berubah. Tuhan memberi sebutan “yang cekatan”, tak pernah lamban.

Siapapun yang akan menjadi orang beriman di kemudian, terlihat oleh Adam di permulaan. Dan siapapun yang akan menjadi kafir, tampak olehnya di akhir…..

Bagi kita, “nama” adalah bentuk luar…. Bagi Sang Pencipta, nama adalah misteri yang tersembunyi.
Bagi Musa adalah “tongkat”, bagi Sang Pencipta adalah “ular”…..

Singkatnya, bagi Tuhan “nama”, sedangkan bagi kita adalah akhir dari segalanya.


DIA memberikan nama pada manusia menurut apa yang dihasilkannya, tiada lain sebuah pinjaman. Karena Adam melihat nama-nama yang diajarkan dengan Cahaya Murni, sehingga tampak pula baginya ruh dan segala rahasia nama-nama.